DPP PSI dukung keputusan Ahok mengundurkan diri

Kamis, 25 Mei 2017 21:17 WIB | 4.241 Views
DPP PSI dukung keputusan Ahok mengundurkan diri

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia, Isyana Bagoes Oka (ANTARA News/Gilang Galiartha)
Jakarta (ANTARA News) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung keputusan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menandatangani surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis, mengatakan, keputusan tersebut sejalan setelah Ahok memilih menerima vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Mei 2017.

Ahok menyampaikan surat pengunduran diri sebagai Gubernur DKI Jakarta sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 130/P Tahun 2014 tentang Pengesahan Pemberhentian Wakil Gubernur DKI Jakarta Masa Jabatan Tahun 2012-2017 dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur DKI Jakarta Masa jabatan 2012-2017.

“DPP Partai Solidaritas Indonesia berterima kasih atas kerja keras yang selama ini telah dilakukan Ahok untuk memajukan Jakarta,” katanya.

Pada Selasa (23/5), Isyana Bagoes Oka dan Ketua Bidang Eksternal DPP PSI, Tsamara Amany, datang ke Rutan Mako Brimob untuk menjenguk Ahok yang menjalani masa tahanannya di sana. Dalam kesempatan tersebut, Ahok menyampaikan rencananya untuk menandatangani surat pengunduran dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Penandatanganan surat pengunduran diri tersebut dilakukan setelah mencabut permohonan bandingnya atas vonis 2 tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ahok juga terlihat tenang dan ikhlas dalam menjalani penahanannya.

“Kualitas Pak Basuki sebagai negarawan sangat terlihat di sini. Dengan surat pengunduran diri ini, artinya Pak Djarot akan memiliki otoritas penuh untuk mengurus Jakarta dan menyelesaikan program-program yang belum selesai di DKI Jakarta, sehingga bisa menjadi warisan yang baik bagi warga Jakarta serta tolok ukur kinerja bagi gubernur-gubernur DKI Jakarta selanjutnya,” lanjut Isyana.

Editor: Tasrief Tarmizi

SUMBER

Ngabuburit Preneur Bersama Dahlan Iskan 1.600 Tiket Terjual

Solidaritas-uinsa.org—Himaprodi Akutansi FEBI berkolaborasi dengan Himaprodi Manajemen Dakwah FDK UINSA mengadakan Ngabuburit Preneur Seminar Nasional Entrepreneurship dan Mega Launching 101 Produk Berkah Mahasiswa UINSA (30/5). Seminar dan pameran produk yang merupakan tugas pengganti UAS ini menghadirkan Dahlan Iskan dan Dekan S2 Universitas Ciputra David Sukardi Kodrat sebagai pembicara, bertempat di Auditorium UINSA.

Sebelum seminar dimulai, Dahlan Iskan dengan kemeja merah mudanya berkeliling di pameran mahasiswa dan membeli beberapa produk mereka. Dahlan Iskan mengapresiasi beberapa mahasiswa yang menampilkan produknya dengan mengundangnya ke atas panggung dan memberikan konsultasi terhadap usaha mereka. Salah satunya Rini Pujiastutik dengan produk Teh Godong. Dia mengaku sangat senang dapat berkonsultasi langsung dengan Dahlan Iskan. “Perasaannya seneng banget, enggak nyangka banget. Ketemu beliau aja udah seneng banget terus apalagi ini kan salah satu proyek dari kita itu diakui sama beliau, dibanggakan sama beliau. Alhamdulillah sekarang udah lega udah seneng banget pokoknya,” ungkapnya saat ditemui di stannya.

Begitu pula dengan Muhammad Wildan yang berada di atas panggung karena produk sketsa wajahnya. Wildan yang menjadikan sketsa sebagai usaha sampingan ini mengaku ingin menjadi aktor film dan sedang mendalami dunia peran di Teater SUA (UKM Fakultas Dakwah, Red). Untuk mendukung impiannya, Dahlan Iskan mengundang Wildan pada pementasan teater yang diadakan di SMA Ciputra. “Kalo saya tahu dia dua minggu yang lalu, saya akan minta dia ikut sebagai bintangnya,” ucap Dahlan Iskan yang disambut dengan tepuk tangan para peserta seminar.

David Sukardi juga memberikan komentar kepada produk Tempe Cokelat. David mengapresiasi para pencetusnya karena melakukan uji pasar sampai 10 kali, sedangkan menurutnya banyak sekali orang yang ketika membuat produk lupa untuk melakukannya (uji pasar, Red). Dia juga memuji keterampilan usaha Manajemen Artis milik Nur Wahyu Hasanah dan Fatmawati yang mampu berjalan lancar dengan sistem bagi keuntungan. Ia berpesan kepada peserta untuk sering keluar dan melihat agar mendapatkan ide-ide baru.

Acara yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB ini membuat Gedung Auditorium UINSA dipenuhi peserta. Saat ditemui seusai acara, Yusril Izza selaku ketua panitia mengaku hanya melakukan persiapan selama 3 minggu yang berawal dari tantangan dosen untuk memulai usaha. Meskipun persiapan tergolong sangat mendadak, 1.600 tiket seminar ludes dibeli peserta hanya dalam waktu 2 minggu saja. “Kalo direncanakan sih sekitar 1.600 peserta tapi terealisasi cuma sekitar 1.000-an yang hadir, karena ada ujian ma’had,” jawab Yusril saat ditanya jumlah peserta. (auls)

SUMBER

Tim Basarnas temukan dua pendaki Gunung Mekongga

Senin, 13 Maret 2017 10:07 WIB | 13 Views Pewarta: Suparman
Tim Basarnas temukan dua pendaki Gunung Mekongga
Tim SAR gabungan memeriksa kondisi Irfan Hidayat (19), mahasiswa Universitas Indonesia yang terluka saat pendakian di Gunung Slamet, Jateng, Senin (18/4/2016).(ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)
Kendari (ANTARA News) – Badan Sar Nasional Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melaporkan bahwa tim gabungan sudah menemukan dua dari empat pendaki Gunung Mekongga, Kolaka Utara, yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Dua orang korban atas nama Laode Mufazhir dan Khairat Umayah Said telah diketemukan oleh Tim SAR gabungan dalam keadaan selamat,” kata Humas Basarnas Kendari, Wahyudi di Kendari, Senin.

Menurut Wahyudi, saat ditemukan dua pendaki gunung tersebut mengalami hypothermia ringan.

“Mereka ditemukan diantara Pos 6 dan 7 Gunung Mekongga Kolaka Utara pada hari Minggu pukul 13.30 Wita, dikarenakan kondisi cuaca dan tidak berfungsinya alat komunikasi dengan baik mengakibatkan informasi yang terlambat ke Posko utama,” katanya.

Saat ini kata Wahyudi, proses evakuasi masih berjalan dan diperkirakan sore hari ini apabila kondisi cuaca memungkinkan maka tiba di posko utama.

Sebelumnya, Basarnas Kendari, menyatakan empat pendaki Gunung Melongga di Kabupaten Kolaka Utara Sultra dilaporkan hilang.

“Jumat (10/3) pukul 13.30 WITA kami mendapat laporan dari bapak Rohim dan bapak Lili Anggagia (tim pendaki pencinta alam) bahwa pada tanggal 08 Maret pukul 10.00 WITA empat orang terpisah saat melakukan pendakian di Gunung Mekongga,” kata Wahyudi.

Setelah mendapat laporan itu katanya, pada pukul 13.45 WITA Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju tempat kejadian musibah dengan membawa alat pendukung lengkap lainnya untuk melakukan pencarian.

Disebutkan, data korban yang dinyatakan hilang tersebut yakni Edi Mulyadi (27tahun), Toto (20), La Ode (27) dan Khairat (25thn).

Saat ini, katanya, Tim Rescue Pos SAR Kolaka bersama unsur yang terlibat di lapangan sudah berada di kaki Gunung Mekongga.

“Tim saat ini masih melakukan pencarian bersama unsur terkait,” katanya.

Adapun unsur yang terlibat di lapangan yakni Polsek Ranteangin, SAR USN Kolaka, Pramuka, PMI Kolaka dan KPA Kolaka.

Editor: Unggul Tri Ratomo

Sumber