Franco Morbidelli Selalu Bersikap Santai

Senin, 5 Juni 2017 15:06 WIB

Franco Morbidelli Selalu Bersikap Santai
motorsport
Franco Morbidelli

TRIBUNNEWS.COM – Sudah menang empat kali menjadi juara pertama dari lima seri balapan Moto2, pebalap EG 0.0 Marc VDS, Franco Morbidelli, selalu menyebut bahwa dirinya berusaha untuk tetap santai menanggapi banyak hal, baik itu kekalahan maupun kemenangan.

Seperti dilansir Speedweek dan Crash, Morbidelli merasa tidak harus bertingkah atau menanggapi segala seauatu terlalu berlebihan, karena semua yang dialami adalah hal wajar dan sesuai dengan apa yang telah diupayakannya.

“Kenapa? apakah saya terlihat terlalu santai ya? mungkin memang saya seperti itu selama ini. Apalagi yang harus saya lakukan? Saya hanya akan berusaha semaksimal mungkin di setiap balapan. Berada di posisi start terdepan dan berusaha untuk finis nomor satu, itu saja. Saya rasa pebalap yang lain juga demikian. Coba tanyakan ke Valentino Rossi, Maverick Vinales, atau Marc Marquez, pasti tidak beda,” kata Morbidelli, sambil tertawa.

Baca: Cristiano Ronaldo Merasa Muda Lagi

Ketika berhasil meraih kemenangan, selebrasi Morbidelli tidak pernah berlebihan.

Saat gagal finis pun, dia tidak menunjukkan penyesalan berlebihan.

Pembawaannya selalu tenang di segala kondisi, seperti saat dirinya gagal finis pada seri keempat yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, Dua pekan lalu.

Dia terjatuh pada lap ke-9 saat bersaing untuk meraih kemenangan.

Apa yang terjadi dengan Morbindelli memang akhirnya menjadikan pertanyaan banyak orang, termasuk para awak media, yang beberapa kali mewawancarainya.

Mobindelli dinilai minim ekspresi dan terlihat biasa saja, meski sudah memang dan kini memimpin klasemen sementara di Moto2.

“Apa yang harus saya perbuat? Saya memang selalu santai seperti ini. Tidak ada hal berlebihan yang harus saya lakukan, seperti terlalu bersedih atau terlalu gembira. jadi cukup biasa saja, namun tetap berusaha,” kata Morbidelli, dengan tatapan tenang ke arah awak media.

SUMBER

Ini Alasan Bale Sangat Cocok dengan Man United

Selasa, 06 Jun 2017 19:57 | editor : Irawan Dwi Ismunanto

Gareth Bale dianggap sangat cocok untuk Man United

Gareth Bale dianggap sangat cocok untuk Man United (AFP)

JawaPos.com – Winger Real Madrid, Gareth Bale, menjadi sosok yang sangat dipuja. Sejak bergabung dengan El Real, Bale berhasil mengangkat tiga trofi Liga Champions dalam empat musim.

Berada dalam performa terbaik, Bale beberapa kali dihubungkan dengan Manchester United, tim yang memang ingin menambahkan daya gebrak dan Bale jelas akan menjadi sosok yang sangat siginifikan di tim.

Legenda Liverpool, Stan Collymore, angkat bicara soal ini. Menurutnya, Bale akan sangat cocok bersama Man United karena beberapa alasan.

“Lewat semua sumber, Man United memiliki segalanya untuk mencoba mendatangkan Bale. Pasalnya tidak ada garansi Bale akan bermain tiap pekan di Spanyol,” ujarnya kepada Daily Mirror.

“Jika saya Jose Mourinho, saya akan mencoba segalanya untuk mendatangkan Bale pada musim panas. Terlepas dari apa yang dikatakannya beberapa waktu lalu dan ingin bertahan. Saya akan memanfaatkan kondisi David De Gea sebagai target Madrid untuk mengambil keuntungan itu,” tambah dia.

Tak tanggung-tanggung, Collymore meyakini Bale bisa menjadi bintang utama Man United jika benar-benar bergabung.

“Man United sangat membutuhkan seorang pencetak gol. Dengan cederanya Zlatan Ibrahimovic dan Wayne Rooney yang berpeluang besar hengkang, saya bisa melihat Bale menjadi andalan utama tim dalam beberapa tahun ke depan, seperti Cristiano Ronaldo,” pungkas dia. (rap/JPG)

SUMBER

Penyerang PSIS Masih Kurang Garang di Depan Gawang Lawan

Selasa, 06 Jun 2017 20:19 | editor : Miftakhul F.S

KURANG TAJAM: Penampilan PSIS Semarang dinilai masih kurang garang di depan gawang lawan.

KURANG TAJAM: Penampilan PSIS Semarang dinilai masih kurang garang di depan gawang lawan. (Angger Bondan/Jawa Pos)

JawaPos.com- Problem minimnya gol yang mampu dicetak tim PSIS Semarang tampaknya belum terpecahkan. Di laga uji coba menjamu Persijap Jepara, Sabtu lalu (3/6), tim berjuluk Mahesa Jenar itu hanya berhasil menang tipis 1-0.

Di lima laga kompetisi, meski belum terkalahkan, Haudi Abdillah dkk juga masih paceklik gol. Di laga pertama PSIS menang tipis 2-1 atas Persipur Purwodadi, kemudian menang 1-0 atas Persipon, menang 2-1 atas Sragen United, bermain imbang 1-1 atas PSIR Rembang, dan menang 1-0 atas PPSM Magelang.

Meski tidak terlalu mengkhawatirkan, namun PSIS wajib tampil lebih tajam lagi di sisa laga kompetisi. Mengingat saat ini, persaingan di Grup 4 Liga 2 masih cukup ketat dan tim Mahesa Jenar masih membutuhkan suntikan poin di sembilan sisa laga babak penyisihan grup.

Berbagai cara, sebenarnya juga telah dilakukan oleh coach Subangkit baik mengubah komposisi pemain maupun mengubah gaya permainan. Terakhir, Haudi Abdillah dkk diinstruksikan untuk memainkan bola-bola pendek menghadapi Persijap.

”Sebenarnya perubahan berjalan cukup baik, anak-anak juga bermain baik, banyak peluang mampu kami ciptakan. Namun, memang penyelesaian akhir masih menjadi evaluasi,” kata pelatih PSIS Subangkit.

Pada jeda kompetisi ini, PSIS masih memiliki kesempatan dua kali uji coba sebelum melakoni laga lanjutan Liga 2 versus Persis Solo (6/7) mendatang. Dua kali uji coba yang telah direncanakan adalah laga tandang versus PSS Sleman (10/6) dan menjamu PSIM Jogjakarta (17/6).

”Dua kali laga uji coba, tentunya akan kami gunakan untuk membenahi sejumlah kekurangan yang ada. Dan saya kira, lawan PSS dan PSIM akan menjadi ujian yang bagus bagi kami, karena keduanya tim bagus di Liga 2,” sambung Subangkit. (bas/ida/JPG)

 SUMBER